Pejabat PUPR Lamsel Berlapis Penjaga Untuk Wawancara Awak Media
GMLNEWSTV.COM - Lampung Selatan, Sulitnya Untuk dapat bertemu untuk konfirmasi pemberitaan terkait pembangunan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Kabid Bina Marga PUPR, Hasanuddin, harus membuat janji terlebih dahulu dan jadwal agenda dirinya, dan kepentingan datang untuk apa.
Hal tersebut dikatakan oleh beberapa wartawan yang ada di lingkup perkantoran pemerintahan daerah (Pemda), bahwa pihaknya untuk wawancara dengan pihak Bina Marga tidak bisa bahkan sudah buat janjipun masih enggan ditemui oleh Kabid Bina Marga Hasan.
"Rata-rata pejabat yang ada di Dinas PUPR Lamel susah dan sukit ditemui. Bahkan, prosedural protekoler, melapor ke penjaga gerbang kantor, sudah kami temui," cetus Yoni dari media blbnewstv.com, salah satu wartawan yang meliput pemberitaan di seputaran pemda dan Lamsel, Jum'at (14/3).
Dirinya menambahkan, dirinya sudah mengisi buku tamu dan menunggu hingga lama, namun alasan pihak Sat Pol PP, bahwa Pejabat tidak ada ditempat, meski terlihat ada di kantor.
"Barusan Kabid Bina Marga masuk le kantor, ini alasannya tidak ada, dan kemudian jawaban lain sedang rapat. Mana yang benar, sedang tidak ada apa rapat," tegasnya.
Hal senada juga dikatan, wartawan gmlnewstv.com Slamet Riadi dirinya juga beberapa kali menghubungi Kabid Bina Marga Hasanuddin, meski nada berdering saat ditelpon enggan mengangkat.
"Upaya yang sudah kita lakukan sesuai dengan permintaan Sat Pol PP, untuk menulis buku tamu dan menghubungi Kabid, tapi gak ada respon waktu di telpon," ujar Slamet Riadi.
Kabid Bina Marga Hasanuddin membantah bahwa dirinya sulit ditemui. Bahkan dirinya selalu ada ditempat. Ia juga menjelaskan kalau untuk wawancara bukan dirinya yang menjawab pertanyaan dari rekan-rekan media.
"Aturannya kan harus ke Sekretariat dulu, kalau ada perintah ada tamu kan kita nemuin. Tapi ini tidak ada," ujarnya, saat disinggung sulit ditemui oleh para wartawan.
Dirinya tidak dapat menjjawab pertanyaan wartawan, apakah harus membuat surat janji dulu, namun dirinya menjawab bukan dan tidak. Ia menjelaskan untuk mengisi buku tamu dan keperluan apa.
"Isi aja buku tamu dan keperluannya apa. Nanti Sat Pol PP akan memberikan info ke kita," bantahnya.
Saaay disinggung, Sat Pol PP hanya mengikuti arahan dan perintah dari pejabat PUPR Lamsel dan selalu menolak para wartawan apabila tidak ada janji maka disuruh bilang tidak ada atau sedang keluar.
"Tidak ada itu kalau saya ada pasti bisa ditemuin," singkatnya.
Saat disinggung hampir aemua oejabat PUPR Lamsel sulit ditemui dan lebih mudah menemui bupati dan bahkan hampir sama dengan presiden pejabat di dinas tersebut. Hasan Nuddin hanya tersenyum dan tersipu malu kepada awak media.
"Kalau saya gak tau kenapa," singkatnya, dan meninggalkan para awak media yang menyoraki pejabat PUPR Lamsel Bidang Bina Marga.
(Red/rls)
Komentar